Job Fair Pangkalpinang 2025 Resmi Ditutup, 510 Pencari Kerja Terserap, Dominan Lulusan SMA dan SMK
BANGKAPOS.COM, BANGKA — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang resmi menutup gelaran Job Fair 2025 yang digelar selama dua hari oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), 23-24 Juli 2025.
Kegiatan yang bertujuan untuk membuka akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat ini mencatat hasil yang menggembirakan dengan terserapnya 510 pencari kerja secara langsung.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti mengatakan sebanyak 17 perusahaan ikut ambil bagian dengan membuka total 904 lowongan untuk 51 posisi jabatan.
Dari jumlah tersebut, 510 pelamar telah dipastikan mengisi posisi secara offline. Sementara itu, data pelamar yang mendaftar secara daring masih dalam proses finalisasi dan diperkirakan rampung dalam satu hingga dua hari kedepan.
“Kami cukup puas dengan hasil ini. Banyak pihak sebelumnya meragukan efektivitas job fair, tetapi dengan data konkret yang kami himpun. Kami bisa buktikan bahwa proses rekrutmen berjalan sesuai kebutuhan dan formasi perusahaan,” ujar Amrah kepada Bangkapos.com, Jumat (25/7/2025).
Ia menyebut, posisi kasir dan staf administrasi menjadi dua jabatan yang paling banyak diminati pelamar.
Sementara peluang kerja ke luar negeri juga terbuka lebar, meski data pelamar lintas negara belum diumumkan karena proses rekrutmennya dilakukan secara daring.
Perusahaan yang membuka rekrutmen luar negeri telah menyatakan kesiapannya untuk menampung pelamar dalam jumlah besar selama memenuhi kualifikasi.
Selama pelaksanaan job fair, tercatat sebanyak 431 orang mengunjungi lokasi secara langsung.
Berdasarkan data statistik Disnaker, mayoritas pengunjung adalah laki-laki dengan persentase 56,8 persen, sedangkan perempuan sebanyak 43,2 persen.
Latar belakang pendidikan didominasi oleh lulusan SMA/SMK sebesar 55,9 persen, disusul lulusan S1 sebanyak 37,4 persen.
Tiga angkatan terbanyak berasal dari lulusan tahun 2023, 2024, dan 2025. Sementara itu, 74 persen pelamar tercatat memiliki pengalaman kerja, sedangkan 26 persen lainnya merupakan fresh graduate.
Dari sisi preferensi bidang pekerjaan, sektor manajemen dan supervisor menjadi yang paling banyak diminati dengan angka 37,8 persen, disusul operasional toko dan retail sebanyak 33,9 persen.
Tiga perusahaan yang menarik pelamar terbanyak antara lain:
• PT Sumber Jaya Alfamart dengan 21,8 persen pelamar,
• PT Karunia Sentosa sebesar 13,1 persen,
• Rumah Sakit Umum Mitra Medika dengan 10 persen dari total pelamar.
Sedangkan posisi kasir menyedot perhatian terbanyak dengan 56,4 persen pelamar, diikuti oleh posisi operational manager sebesar 20,5 persen.
“Yang menarik, pelamar dari kalangan penyandang disabilitas juga turut berpartisipasi aktif dalam bursa kerja ini. Kami mencatat sebanyak 7,2 persen dari total 111 pelamar disabilitas mendaftar, dengan mayoritas melamar ke perusahaan ritel Alfamart,” jelas Amrah.
Dengan capaian tersebut, Disnaker optimistis gelaran Job Fair 2025 telah memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka pengangguran dan menjadi jembatan penting antara dunia usaha dan para pencari kerja di Kota Pangkalpinang.
“Kedepan kami akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai sektor dan memperbanyak program serupa agar semakin banyak warga yang terserap ke dunia kerja,” tutup Amrah.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Job Fair Pangkalpinang 2025 Resmi Ditutup, 510 Pencari Kerja Terserap, Dominan Lulusan SMA dan SMK, https://bangka.tribunnews.com/2025/07/25/job-fair-pangkalpinang-2025-resmi-ditutup-510-pencari-kerja-terserap-dominan-lulusan-sma-dan-smk?page=2.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Ardhina Trisila Sakti






