Pangkalpinang Buka Lowongan Khusus Difabel di Job Fair 2025, Dilengkapi Penerjemah Isyarat
BANGKAPOS.COM–Pemerintah Kota Pangkalpinang menunjukkan langkah nyata menuju inklusi sosial dan ekonomi dengan menyediakan formasi khusus bagi penyandang disabilitas dalam kegiatan Job Fair Pangkalpinang 2025.
Bursa kerja yang dibuka resmi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota, M. Unu Ibnudin, ini menawarkan lima lowongan kerja khusus untuk difabel, bagian dari total 904 posisi yang tersedia.
Job Fair ini tak hanya sekadar bursa kerja biasa.
Di balik deretan booth perusahaan dan kerumunan pelamar, terselip semangat inklusivitas yang kuat.
Untuk pertama kalinya, penyandang disabilitas di Pangkalpinang mendapat ruang nyata dalam pasar kerja formal.
“Prinsipnya, semua warga Pangkalpinang, tanpa kecuali, berhak mendapatkan kesempatan kerja,” tegas Unu dalam sambutannya.
Untuk diketahui Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) resmi membuka Job Fair Pangkalpinang 2025, Rabu (23/7/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini digelar di halaman Kantor DPMPTSP, tepat di depan Kantor Wali Kota Pangkalpinang, dan menyedot perhatian ratusan pencari kerja dari berbagai kalangan.
Sebanyak 17 perusahaan berpartisipasi, menawarkan total 904 lowongan kerja untuk 51 posisi jabatan, termasuk lima formasi khusus bagi penyandang disabilitas.
“Kalau ini bisa berjalan baik selama dua hari, ini bisa menjadi contoh. Kita menyediakan 904 lowongan untuk 51 jabatan, dan lima di antaranya untuk disabilitas. Kami ingin masyarakat bisa bertanya langsung tentang mekanisme kerja, termasuk bekerja di luar negeri. Di sini tersedia konseling dan pendampingan dari BP2MI,” ujar Unu kepada awak media usai acara pembukaan, Rabu (23/7/2025).
Fasilitas Ramah Difabel
Pemkot tak hanya menyediakan lowongan kerja untuk difabel, tetapi juga memfasilitasi pelamar disabilitas dengan penerjemah bahasa isyarat, layanan konseling kerja dari BP2MI, hingga pendampingan dari sekolah luar biasa (SLB) setempat.
Hal ini menandai transformasi pendekatan ketenagakerjaan yang lebih humanis dan setara.
“Kami ingin semua lapisan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas, bisa merasakan akses yang sama. Karena itu kami hadirkan pendamping dan sistem yang inklusif,” ujar Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kota Pangkalpinang, Darziandi.
Alfamart dan Indomaret Jadi Perintis Lowongan Difabel
Dua perusahaan ritel nasional, Alfamart dan Indomaret, membuka formasi Store Crew khusus difabel.
Ini menjadi langkah konkret pertama dalam melibatkan dunia usaha untuk turut serta mewujudkan kota yang ramah inklusi.
“Kami berharap di tahun-tahun mendatang akan semakin banyak perusahaan yang berkomitmen membuka kesempatan kerja bagi teman-teman disabilitas,” tambah Darziandi.
Job Fair Hybrid
Dalam upaya memperluas jangkauan, Job Fair ini juga digelar dengan sistem hybrid (offline dan online).
Bagi pencari kerja yang tidak bisa hadir langsung, tersedia barcode di setiap booth untuk melihat info lowongan dan mengirimkan lamaran daring.
Sistem ini membuka peluang lebih luas, tidak hanya bagi warga kota yang hadir secara fisik, tapi juga mereka yang tinggal di daerah terpencil atau memiliki keterbatasan mobilitas.
Unu berharap, jika Job Fair ini berjalan sukses, Pangkalpinang bisa menjadi model kota inklusif bagi daerah lain di Indonesia.
“Kalau ini berhasil, kita bisa buktikan bahwa lapangan kerja bisa dibuka tanpa diskriminasi. Ini bukan soal jumlah, tapi soal keberpihakan,” ungkap Unu.
Sejak pagi, ratusan pencari kerja tampak memadati halaman Kantor DPMPTSP. Mereka datang dengan berpakaian rapi, membawa map berisi berkas lamaran, dan berkeliling dari satu booth ke booth lainnya mencari peluang kerja yang sesuai.
Para petugas dari masing-masing perusahaan juga sudah siaga sejak pagi untuk menerima lamaran dan menjawab berbagai pertanyaan dari pelamar.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
sumber: https://bangka.tribunnews.com/2025/07/23/pangkalpinang-buka-lowongan-khusus-difabel-di-job-fair-2025-dilengkapi-penerjemah-isyarat?page=2






